MAULKRE HER, SUSILO (2019) MANAJEMEN RANCANG BANGUN DAN ANALISA PEMILIHAN TEKNOLOGI PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA PANAS BUMI YANG OPTIMAL DENGAN METODE EKSPERIMEN TAGUCHI. Masters thesis, Universitas Darma Persada.
|
Text
1_Judul Tesis 2019.docx Download (86kB) |
|
|
Text
2_Pernyataan Keaslian.docx Download (17kB) |
|
|
Text
5_Lembar Persetujuan Tesis.docx Download (20kB) |
|
|
Text
3_Abstrak.docx Download (21kB) |
|
|
Text
5_Lembar Persetujuan Tesis.docx Download (20kB) |
|
|
Text
11_BAB 1.docx Download (661kB) |
|
|
Text
12_BAB 2.docx Download (3MB) |
|
|
Text
13_BAB 3.docx Download (73kB) |
|
|
Text
14_BAB 4.docx Download (142kB) |
|
|
Text
15_BAB 5.docx Download (26kB) |
|
|
Text
16_Daftar Pustaka.docx Download (22kB) |
|
|
Text
9_Ucapan Terima Kasih.docx Download (23kB) |
|
|
Text
8_Ucapan Persembahan.docx Download (20kB) |
Abstract
Adanya ketidakpastian dalam memperkirakan kapasitas pembangkit listrik dari suatu sistem panas bumi yang diakibatkan dari kurangnya data di bawah permukaan sehingga mitigasi resiko diperlukan diawal proyek yaitu dengan studi kelayakan. Minimnya informasi penggunaan Design of Experiment (DOE) untuk Metode Eksperimen Taguchi dalam studi kelayakan proyek panas bumi, maka penelitian ini untuk membuktikan bahwa Metode Eksperimen Taguchi dapat digunakan untuk memilih teknologi pembangkit listrik tenaga panas bumi yang optimum baik secara teknologi maupun keekonomiannya agar investor dapat mengambil keputusan bahwa proyek akan terus dilaksanakan atau tidak. Metode Eksperimen Taguchi adalah metodologi teknik untuk merekayasa atau memperbaiki produktivitas selama tahap pengembangan supaya produk dapat berkualitas tinggi dan dapat dihasilkan dengan cepat serta dengan biaya rendah. Metode ini berprinsip pada perbaikan mutu dengan memperkecil akibat dan variasi tanpa menghilangkan penyebabnya. Dalam penelitian ini menggunakan desain Orthogonal Array, analisa Signal to Noise Ratio (S/N Ratio). Hasil pembahasan dijelaskan perihal faktor kendali untuk penentuan teknologi adalah Temperatur reservoir, Potensi listrik yang dapat dibangkitkan, Pemilihan teknologi pembangkitan, dan Kebutuhan alat separator/pemisah fluida. Sedangkan untuk penentuan keekonomian adalah Enthalpy, Conversion Technology, Well Cost dan Exploration Cost. Eksperimen pertama menghasilkan bahwa nilai Temperatur reservoir adalah 125oC-225oC, kemudian Potensi listrik yang dapat dibangkitkan adalah 18 MWe, sedangkan Pemilihan teknologi pembangkitan yang sarankan pada penelitian ini adalah Teknologi Flash Steam / Combine Cycle, dan Kebutuhan alat separator/pemisah fluida adalah 1 buah separator. Eksperimen kedua dengan menggabungkan dengan analisa regresi menghasilkan persamaan Cost = (-5673*Enthalpy) + (-33173*Conversion Technology) + 2695*Well Cost) + 503*(PSPE Cost) + 401437 yang menghasilkan koefisien korelasi ( r ) yang sangat erat yaitu sebesar 0,999606. Dari hasil kajian tersebut, maka tujuan penelitian untuk menentukan pilihan teknologi pembangkit listrik panas bumi yang paling optimal dan nilai keekonomian proyek dapat terpenuhi serta merekomendasikan penggunaan Metode Taguchi sebagai alat memprediksi suatu proyek dapat dilaksanakan atau tidak.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Paris Agreement, Persetujuan Paris, Gas Rumah Kaca (GRK), mitigasi perubahan iklim, RAN-GRK, NDC, penurunan emisi, pasar karbon, konservasi energi, RUEN, Kebijakan Energi Nasional (KEN), regulasi, kebijakan energi |
| Subjects: | 600 Technology and Applied Sciences /Teknologi dan Ilmu-ilmu Terapan 600 Technology and Applied Sciences /Teknologi dan Ilmu-ilmu Terapan > 620 Engineering/Ilmu Teknik |
| Divisions: | Pasca Sarjana > Energi Terbarukan |
| Depositing User: | Sugiharto Sugiharto Pasca Sarjana |
| Last Modified: | 18 Dec 2023 08:06 |
| URI: | http://repository.unsada.id/id/eprint/7505 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
