AKULTURASI DALAM MAKANAN CHOIPAN DI PONTIANAK DAN BANGKA

Bryan, Bryan (2026) AKULTURASI DALAM MAKANAN CHOIPAN DI PONTIANAK DAN BANGKA. Other thesis, UNSADA.

[thumbnail of COVER.pdf] Text
COVER.pdf

Download (999kB)
[thumbnail of BAB 1.pdf] Text
BAB 1.pdf

Download (970kB)
[thumbnail of BAB 2.pdf] Text
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[thumbnail of BAB 3.pdf] Text
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (886kB)
[thumbnail of BAB 4.pdf] Text
BAB 4.pdf

Download (784kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (853kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf

Download (971kB)
[thumbnail of HASIL TURNITIN.pdf] Text
HASIL TURNITIN.pdf

Download (738kB)
[thumbnail of SUKET TURNITIN.pdf] Text
SUKET TURNITIN.pdf

Download (257kB)
Official URL: http://repository.unsada.id

Abstract

Penelitian ini membahas akulturasi pada makanan Choipan sebagai bagian dari kuliner masyarakat Tionghoa di Indonesia, khususnya yang berkembang di Kalimantan Barat dan Bangka. Fokus penelitian mencakup perbedaan Choipan di Tiongkok, Kalimantan, dan Bangka, serta bentuk penyesuaian budaya lokal terhadap makanan tersebut. Penelitian ini dilakukan di Jakarta dengan melibatkan pedagang Choipan sebagai narasumber utama, mengingat Jakarta merupakan salah satu wilayah tujuan perantauan masyarakat Tionghoa dari berbagai daerah di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi literatur. Data diperoleh melalui pengamatan langsung terhadap praktik penjualan dan penyajian Choipan, serta penelusuran sumber tertulis yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Choipan mengalami penyesuaian sesuai dengan konteks sosial dan budaya setempat. Di Kalimantan, adaptasi terutama terlihat melalui penambahan sambal sebagai bentuk penyesuaian terhadap selera masyarakat Melayu dan Dayak yang menyukai rasa pedas. Sementara itu, di Bangka dikenal varian Sam Kok Pan dengan bentuk segitiga dan penggunaan daun pepaya sebagai alas dalam proses pengukusan. Kedua bentuk penyesuaian tersebut mencerminkan proses akulturasi kuliner yang berlangsung secara dinamis tanpa menghilangkan identitas budaya asalnya.

Item Type: Thesis (Other)
Additional Information: Dosen Pembimbing : "1. Dr. C. Dewi Hartati, S.S., M. Si 2. Yulie Neila Chandra, S.S, M.Hum "
Uncontrolled Keywords: Choipan, Sam Kok Pan, akulturasi.
Divisions: Fakultas Bahasa Dan Budaya > Bahasa Mandarin dan Kebudayaan Tiongkok
Depositing User: Suwatno Suwatno Perpustakaan
Last Modified: 06 Mar 2026 08:23
URI: http://repository.unsada.id/id/eprint/10293

Actions (login required)

View Item View Item