MITOS NOROI DALAM ANIME KAII TO OTOME TO KAMIKAKUSHII TERHADAP KEPERCAYAAN MASYARAKAT JEPANG

Irfaan, Merazul (2025) MITOS NOROI DALAM ANIME KAII TO OTOME TO KAMIKAKUSHII TERHADAP KEPERCAYAAN MASYARAKAT JEPANG. Other thesis, UNSADA.

[thumbnail of COVER.pdf] Text
COVER.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of BAB 1.pdf] Text
BAB 1.pdf

Download (964kB)
[thumbnail of BAB 2.pdf] Text
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (971kB)
[thumbnail of BAB 3.pdf] Text
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)
[thumbnail of BAB 4.pdf] Text
BAB 4.pdf

Download (571kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (938kB)
[thumbnail of HASIL TURNITIN.pdf] Text
HASIL TURNITIN.pdf

Download (602kB)
[thumbnail of SUKET TURNITIN.pdf] Text
SUKET TURNITIN.pdf

Download (674kB)
Official URL: http://repository.unsada.id

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi mitos kutukan noroi (呪 い ) dalam Anime Kaii to Otome to Kamikakushii serta korelasinya dengan kepercayaan masyarakat Jepang, khususnya dalam konteks budaya populer masa kini. Permasalahan utama yang diangkat terkait dengan bagaimana mitos kutukan noroi diadaptasi dan dimaknai ulang pada media anime, pergeseran makna kutukan dari simbol destruktif menjadi metafora transformasi diri, serta peran anime sebagai media pelestarian nilai-nilai spiritual tradisional di era modern. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik studi pustaka. Teori-teori yang menjadi landasan mencakup Konsep Mitos (Eliade), kutukan dalam budaya Jepang (Yoshida dan Komatsu), serta Teori Kepercayaan Masyarakat dan Spiritualitas Jepang (Yamakage, Geertz, dan Jung). Data dianalisis melalui pemetaan visual, naratif, dan simbolik kutukan noroi dalam serial Anime Kaii to Otome to Kamikakushii serta keterkaitannya dengan sistem kepercayaan tradisional Jepang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kutukan noroi dalam Anime Kaii to Otome to Kamikakushii tidak hanya digambarkan sebagai ancaman gaib, namun juga sebagai proses penyucian diri, refleksi trauma, dan pendorong perubahan pribadi bagi karakter utama. Pergeseran makna ini memperlihatkan adaptasi budaya tradisional ke dalam bentuk baru yang lebih relevan dengan masyarakat Jepang modern, terutama generasi muda. Anime berperan penting sebagai jembatan antara warisan spiritual tradisional dan realitas kontemporer, sekaligus memperkuat pemahaman tentang nilai-nilai budaya dan spiritualitas Jepang.

Item Type: Thesis (Other)
Additional Information: Dosen Pembimbing : "1. Dr. Robihim, S.Pd., MM 2. Tia Martia, M. Si"
Uncontrolled Keywords: noroi, mitos, anime, kepercayaan masyarakat Jepang
Divisions: Fakultas Bahasa Dan Budaya > Bahasa dan Kebudayaan Jepang
Depositing User: Suwatno Suwatno Perpustakaan
Last Modified: 12 Dec 2025 09:59
URI: http://repository.unsada.id/id/eprint/10199

Actions (login required)

View Item View Item