INVESTASI AKTIVA TETAP SEBAGAI SARANA PENINGKATAN LABA PERUSAHAAN PADA PT SUCACO

Widiyanto, Widiyanto (1996) INVESTASI AKTIVA TETAP SEBAGAI SARANA PENINGKATAN LABA PERUSAHAAN PADA PT SUCACO. Other thesis, UNSADA.

[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf

Download (829kB)
Official URL: http://repository.unsada.id

Abstract

Salah satu tujuan perusahaan adalah untuk mendapatkan laba, untuk itu menejemen perusahan dituntut mampu memanfaatkan seluruh sumber daya dan dana yang dimilikinya seoptimal mungkin. Banyak perusahaan yang gagal karena tidak mampu mengelola sumber daya dan dana secara baik, diantaranya adalah kurang berhasilnya perusahaan dalam melakukan investasi aktiva tetapnya. Aspck lain dari aktiva tetap adalah berkaitan dengan masalah penyediaan dana, seperti diketahui bahwa perluasan atau penambahan investasi aktiva tetap memerlukan dana yang cukup besar dan perencanaan yang matang. Dalam memenuhi dananya guna investasi aktiva tetap perlu diadakan penilaian untuk menentukan apakah investasi tersebut dibiayai dari sumber dana intern atau ekstern. Dalam hal ini PT SUCACO memakai dana dari intern dengan pertimbangan menurut pihak perusahaan karena dana intern tidak memakai biaya. Dengan penambahan investasi baru berupa pengadaan peralatan mesin produksi maka diharapkan laba perusahaan bertambah. Berikut ini adalah studi kelayakan yang dilakukan oleh PT SUCACO sebagai berikat: 1. Hasil perhitungan studi kelayakan bahwa dengan investasi aktiva tetap berupa peralatan mesin produksi senilai RP. 16.470.187.753,00 terlihat adanya tambahan kas pertahun sebesar Rp. 5.471.722.343,00 dan tingkat pengembaliannya Rate Of Return) adalah 33,22 % , sehingga pihak direksi mengambil kesimpulan bahwa usulan investasi dapat diterima. 2. Menurut teori yang ada bahwa studi kelayakan yang dilakukan oleh PT SUCACO kurang tepat karena tidak memakai metode yang lazim digunakan seperti Payback Period, Net Present Value dan Internal Rate Of Retum. Dari data studi kelayakan yang dilakukan oleh PT SUCACO bila memakai metode yang lazim digunakan bahwa tingkat pengembalian ( Payback Period ) adalah 3,01 tahun hal ini berarti lebih cepat dari waktu yang diharapkan yaitu 8 tahun dan menghasilkan Net Present Value yang positif sedangkan IRR-nya sebesar 28,85 %, lebih besar dari tingkat pcngembalian modal sendiri yaitu rata-rata scbesar 15,03 %.

Item Type: Thesis (Other)
Additional Information: Dosen Pembimbing : Drs. Shanti Danu
Divisions: Fakultas Ekonomi > Manajemen
Depositing User: Suwatno Suwatno Perpustakaan
Last Modified: 29 Oct 2025 04:09
URI: http://repository.unsada.id/id/eprint/9905

Actions (login required)

View Item View Item