Budi, Muliyani (2004) PENGARUH TINGKAT BUNGA KPR TERHADAP PENJUALAN KPR (STUDI KASUS PT. PUTRA ALVITA PRATAMA DEVELOPER KOTA LEGENDA, BEKASI). Other thesis, UNSADA.
|
Text
BAB I.pdf Download (743kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Download (497kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (551kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (861kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Download (8MB) |
Abstract
Tujuan Penelitian : Untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara suku bunga dengan penjualan KPR di Kota Legenda, Bekasi). Metode Penelitian : Dalam pengumpulan data, penulis menggunakan metode penelitian kepustakaan dan penelitian langsung pada obyek yang akan diteliti yaitu PT. Putra Alvita Pratama. Hasil Penelitian : Data yang diperoleh dan telah dianalisis; tahun 1996 suku bunga KPR 8% dengan total penjualan 1649 unit, tahun 1997 suku bunga KPR 9% dengan total penjualen 905 unit, tahun 1998 suku bunga KPR 10% dengan total penjualan 307 unit, ta ,un 1999 suku bunga KPR 18% dengan total penjualan 6 unit, tahun 2000 suku bunga KPR 17% dengan total penjualan 25 unit, tahun 2001 suku bunga KPR 14% dengan total penjualan 30 unit, tahun 2002 suku bunga 22% dengan total penjualan 8 unit, dan tahun 2003 suku burga KPR 12% dengan total pejualan 183 unit. Berdasarkan penggolongan tipe yaitu Rumah Mewah dan Rumah Sederhana diperoleh data ; tahun 1996 suku bunga KPR 8% total penjualan 161 unit untuk Rumah Mewah, 1488 unit untuk Ru mah Seclerhana, tahun 1997 suku bunga KPR 9% total penjualan 101 unit untuk Rumah Mewah, 804 unit untuk RRumah Sederhana, tahun 1998 suku bunga KPR 10% total penjualan 33 untuk Rumah Mewah, 274 untul Rumah Sederhana, tahun 1999 suku bunga KPR 18% total penjualan 1unit untuk Rumah Mewah, 5 unit untuk Rumah Sederhana, ahun 2000 suku bunga KPR 17% total penjvalan 2 unit untuk Rumah Mewah, 23 unit untuk Rumah Sederhana, tahun 2001 suku bunga KPR 14% total penjualan 3 unit untuk Rumah Mewah, 27 unit untuk Rumah Sederhana, tahun 2002 suku bunga 22% total penjualan 1 unit untuk Rumah Mewah 7 unit untuk Rumah Sederhana, dan tahun 2003 suku bunga KPR 5 unit untuk Rumah Mewah, 178 unit untuk Rumah Sederhana. Persamaan regresi yang terbentuk adalah Y = 1611,76 -- 8891,89x untuk total penjualan. Untuk tipe Rumah Mewah persamaan regresi yang terbentuk adalah Y = 161,53 -- 895,72x. Untuk tipe Rumah Sederhana persamaan regresi yang terbentul adalah Y = 1 1450,22 -- 7996,16x. Dengan menggunakan analisis korelasi diperoleh koefisien korelasi yaitu nilai r = -0,73 atau mendekat -1, berarti korelasi antara 1 variabel suku bunga terhadap penjualan benilai sangat kuat negatif (bersifat berlawanan) dengan kata lain kenaikan/penurunan nilai x terjadi berlawanan dengan kenaikan/penurunan nilai y. Koefisien penentu diperoleh nilai r = 53,29%. Kesimpulan dan saran : Dari perhitungan koefisien penentu yang telah dilakukan membuktikan bahvwa tingkat suku bunga di PT. Putra Alvita Pratama memiliki pengaruh terhadap penjuelan sebesar 53,29% yang digunakan sebagai alat pengukur untuk meningkatkan penjualan untuk tahun berikutnya. Perusahaan dapat lebih meningkatkan kreatifitas dan interior dalam penciptaan model-model terbaru sehingga produk yang dihasilkan lebih kompetitif dan mampu bersaing dengan developer lain.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Additional Information: | Dosen Pembimbing : Bpk. Jombrik, SE |
| Uncontrolled Keywords: | Suku bunga dan penjualan |
| Divisions: | Fakultas Ekonomi > Manajemen |
| Depositing User: | Suwatno Suwatno Perpustakaan |
| Last Modified: | 08 Apr 2026 08:37 |
| URI: | http://repository.unsada.id/id/eprint/10333 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
