ANALISIS KUALITAS SAMBUNGAN ROTARY FRICTION WELDING (RFW) PADA MULTI-MATERIAL POLYLACTIC ACID (PLA) DAN NYLON HASIL CETAK 3D

Fathur Rahman Naufal, Santoso (2025) ANALISIS KUALITAS SAMBUNGAN ROTARY FRICTION WELDING (RFW) PADA MULTI-MATERIAL POLYLACTIC ACID (PLA) DAN NYLON HASIL CETAK 3D. Other thesis, UNSADA.

[thumbnail of COVER.pdf] Text
COVER.pdf

Download (2MB)
[thumbnail of BAB 1.pdf] Text
BAB 1.pdf

Download (719kB)
[thumbnail of BAB 2.pdf] Text
BAB 2.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of BAB 3.pdf] Text
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (972kB)
[thumbnail of BAB 4.pdf] Text
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[thumbnail of BAB 5.pdf] Text
BAB 5.pdf

Download (707kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (664kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf

Download (2MB)
[thumbnail of HASIL TURNITIN.pdf] Text
HASIL TURNITIN.pdf

Download (547kB)
[thumbnail of SUKET TURNITIN.pdf] Text
SUKET TURNITIN.pdf

Download (675kB)
Official URL: http://repository.unsada.id

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas sambungan Rotary Friction Welding (RFW) pada material polimer Polylactic Acid (PLA) dan Nylon hasil cetak 3D. Latar belakang penelitian ini berangkat dari meningkatnya kebutuhan teknologi penyambungan termoplastik dalam aplikasi manufaktur aditif, namun masih terbatas kajian mengenai efektivitas RFW pada material multi-polimer. Oleh karena itu, penelitian ini difokuskan untuk mengevaluasi kelayakan RFW sebagai metode penyambungan PLA dan Nylon. Proses RFW dilakukan pada spesimen PLA dan Nylon dengan variasi tertentu, kemudian hasil sambungan dianalisis melalui uji tarik serta pengamatan struktur mikro. Hasil pengujian menunjukkan bahwa tidak ada spesimen hasil RFW yang berhasil menyambung sempurna sehingga uji tarik hanya dapat dilakukan pada material kontrol (PLA dan Nylon tanpa sambungan). Nilai rata-rata tegangan tarik maksimum (UTS) untuk PLA sebesar 27,96 MPa, sedangkan Nylon mencapai 39,56 MPa. Pada parameter regangan, PLA memiliki rata-rata 3,42%, sementara Nylon menunjukkan nilai jauh lebih tinggi yaitu 12,87%. Hasil pengamatan mikrostruktur juga memperlihatkan adanya celah dan void pada area sambungan yang menjadi indikasi utama kegagalan ikatan antar material. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa proses RFW tidak efektif untuk menggabungkan material PLA dan Nylon dengan parameter yang digunakan. Namun demikian, penelitian ini memberikan wawasan penting mengenai perbedaan sifat mekanik antara kedua material serta dapat menjadi dasar bagi penelitian lanjutan dalam mengembangkan metode maupun parameter penyambungan yang lebih sesuai.

Item Type: Thesis (Other)
Additional Information: Dosen Pembimbing : Dr. Juan Pratama, S.T.,M.Eng
Uncontrolled Keywords: Rotary Friction Welding, PLA, Nylon, Uji Tarik, Struktur Mikro
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Mesin
Depositing User: Suwatno Suwatno Perpustakaan
Last Modified: 12 Nov 2025 04:07
URI: http://repository.unsada.id/id/eprint/10052

Actions (login required)

View Item View Item