Jhonsivolta, Jhonsivolta (2025) ANALISIS KELAYAKAN MANAJEMEN PENGEMBANGAN SISTEM HYBRID PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SURYA DAN BIOMASSA DI PULAU KUNDUR PROVINSI KEPULAUAN RIAU. Other thesis, UNSADA.
|
Text
COVER.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
BAB 1.pdf Download (521kB) |
|
|
Text
BAB 2.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
BAB 3.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
Text
BAB 4.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
Text
BAB 5.pdf Download (714kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (674kB) |
|
|
Text
HASIL TURNITIN.pdf Download (553kB) |
|
|
Text
SUKET TURNITIN.pdf Download (661kB) |
Abstract
Pulau Kundur di Provinsi Kepulauan Riau memiliki potensi energi terbarukan yang besar, terutama dari sumber energi surya dan biomassa. Namun, pemanfaatan kedua sumber energi ini masih belum optimal. Pulau Kundur, sebagai wilayah kepulauan di Indonesia, menghadapi tantangan dalam penyediaan listrik yang andal dan berkelanjutan. Integrasi PLTS dan biomassa sebagai sistem hybrid dinilai potensial untuk mengatasi keterbatasan pasokan listrik sekaligus mendukung transisi energi terbarukan. Namun, pengembangan proyek hybrid ini memerlukan pendekatan manajemen yang komprehensif, khususnya dalam perencanaan manpower, operasional, dan pemeliharaan. Tesis ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan manajemen pengembangan sistem hibrid pembangkit listrik tenaga surya dan biomassa di Pulau Kundur. Mengidentifikasi tantangan dan memberikan solusi untuk implementasi system hybrid PLTS dan PLTBm di Pulau Kundur dan Mengembangkan strategi manajemen yang efektif dalam pendayagunaan hybrid Pembangkit listrik tenaga surya dan Biomassa di Pulau Kundur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif dengan metode pengumpulan data meliputi studi literatur terkait proyek Hybrid PLTS dan Biomassa, Analisis kebutuhan manpower berdasarkan kebutuhan PLTS 10 MW dan Biomassa 3 MW, wawancara dengan Pemangku kepentingan, Simulasi operasional berbasi data lapangan dan Pendekatan Input-proses-Output (IPO). Hasil penelitian analisis manajemen menunjukkan bahwa sistem hibrid pembangkit listrik tenaga surya dan biomassa layak untuk dikembangkan di Pulau Kundur. Dari aspek manajemen, kombinasi kedua sumber energi ini dapat memenuhi kebutuhan listrik secara stabil dan berkelanjutan. Analisis Maneemenm menunjukkan kebutuhan Manpower system hybrid membutuhkan 120-200 orang selama konstruksi didominasi instalsi PLTS dan 30-50 orang untuk operasional fokus pada penanganan biomassa. Untuk Strategi Operasional Kombinasi otomatisasi PLTS dan tik teknis biomassa dapat meningkatkan efisiensi, tetapi memerlukan pelatihan khusus untuk operator Lokal.Keberlanjutan system hybrid mengurangi ketergantungan pada diesel dengan pengurangan emisi, namu ketersediaan biomassa loka perlu dikelola agar tidak mengganggu ekosistem. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa pengembangan sistem hibrid pembangkit listrik tenaga surya dan biomassa di Pulau Kundur dari aspek manajemen layak untuk dikembangkan. Rekomendasi yang diberikan meliputi perlunya dukungan kebijakan dari pemerintah, pengembangan system manajemen performa terdigitalisasi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, Penerapan skema pelatihan berjenjang untuk tenaga lokal, serta kerjasama dengan pihak swasta dan kemitraan strategis dengan penyedia biomassa untuk memastikan keberlanjutan proyek ini. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pengembangan energi terbarukan di daerah kepulauan lainnya di Indonesia.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Additional Information: | Dosen Pembimbing : "1.Dr.Ir. Muhammad Syukri Nur, M. Si 2.Dr. Eng. Aep Saepul Uyun, S. Tp, M. Eng " |
| Uncontrolled Keywords: | Sistem Hibrid, Tenaga Surya, Biomassa, Manajemen manpower, Kelayakan, Pulau Kundur, Energi Terbarukan. |
| Divisions: | Pasca Sarjana > Energi Terbarukan |
| Depositing User: | Suwatno Suwatno Perpustakaan |
| Last Modified: | 07 Nov 2025 07:30 |
| URI: | http://repository.unsada.id/id/eprint/9993 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
