PENGELOLAAN PIUTANG DALAM KAITANNYA DENGAN PENGENDALIAN LIQUIDITAS PADA PT. YALA TRADAJAKARTA

Imelda, Imelda (1997) PENGELOLAAN PIUTANG DALAM KAITANNYA DENGAN PENGENDALIAN LIQUIDITAS PADA PT. YALA TRADAJAKARTA. Other thesis, UNSADA.

[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf

Download (945kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (729kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (986kB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf

Download (1MB)
Official URL: http://repository.unsada.id

Abstract

Alasan dan tuujuan Penelitian.Piutang merupakan bagian aktiva dan sumber dana yang paling memungkinkan untuk menutup kewajiban perusahaan diluar uang kas. Untuk mendapatkan kondisi dimana liquiditas perusahaan tetap terjaga tanpa rnengurangi tingkat penjualan diperlukan metode pengendalian pengelolaan piutang. Dan tujuannya untuk mengetahui sistem pengelolaan piutang dan kebijaksanaan pengelolaan piutang dalam menjamin liquiditas perusahaan. Metode Penelitian. Penulis menggunakan metode penelitian kepustakaan, buku ilmiah dan literatur-literatur. Penulis juga mengunakan metode penelitian langsung ke perusahaan dalam pengumpulan data-data. Hasil Penelitian. Perbandingan piutang dengan Harta Lancar adalah 71,94% (1995) dan 35,42% (1994) perbandingan dengan total harta adalah 70,76% (1995) dan 34, 16% (1994). Periode jatuh tempo piutang terbagi dalam empat termin yaitu, Januari-maret, April-Juni,Juli-September,O ktober-Desember. Rasio Liquiditas; Current Rasio 95,7% (1995), 375,7% (1994), Acid Test Rasio 194% (1995), 300% (1994), Cash Rasio 6% (1995),120% (1994) hal ini memperlihatkan over Liquid perusahaan namun Cash Ratio 1995 sangat rendah. Dari segi Net Working Capital pada tahun 1994 terjadi penurunan sebesar Rp 164.514.749,- dengan demikian kemampuan perusahaan membayar kewajibannya cukup baik dilihat dari Net Working Capital. Tahun 1994 jumlah dana yang tersedia dalam bentuk Cash Rp 416.016.832,- jumlah ini cukup besar sehingga membawa dampak rnenurunnya kemampuan memperoleh keuntungan pada tahun 1995.pembayaran kewajiban tahun 1995 lebih banyak ditanggulangi dari besarnya jumlah dan cash tahun 1994 sehingga menurunnya liquiditas perusahaan karena pada tahun tersebut jumlah piutang sebagian besar tidak tertagih. Jumlah piutang tahun 1995 jauh lebih besar dari tahun 1994 yaitu, RP 923.122.851,- (1995), Rp 394.562.172,-(1994). Perputaran piutang tahun 1995 (0,64 kali) dan tahun 1994 (3 kali), Collection Period 1995 (563hari) tahun 1994 (120hari). Perputaran piutang tahun 1995 sangat rendah sehingga tidak sesuai dengan penjadwalan Collection Period yang telah disusun namun tahun 1994 sesuai dengan penjadwalan yang telah dibuat yaitu perputaran piutang 3 kali dalam setahun. Kesimpulan dan Saran. Pada tahun 1994 posisi Liquiditasnya over Liquid dan tahun 1995 kurang Liquid karena posisinya dibawah standart minimal rata-rata industri 200% hal ini menunjukkan sistem pengelolaan piutang perusahaan kurang optimal sehingga asset perusahaan lebih banyak tertanam didalam piutang. Guna lebih mengoptimalkan kemampuan perusahaan maka pihak manajemen pcrlu meninjau kembali metode --metode pengumpulan piutang yang selama ini.

Item Type: Thesis (Other)
Additional Information: Dosen Pembimbing : Ir. M. Noor Salim, SE
Uncontrolled Keywords: Pengelolaan Piutang, Pengendalian Liquiditas.
Divisions: Fakultas Ekonomi > Manajemen
Depositing User: Suwatno Suwatno Perpustakaan
Last Modified: 10 Nov 2025 08:07
URI: http://repository.unsada.id/id/eprint/10011

Actions (login required)

View Item View Item