Martinus Agus, Subekti (1997) ANALISIS PENGARUH PERUBAHAN STRUKTUR MODAL PERUSAHAAN GO PUBUC TERHADAP RATIO KEUANGAN ( STUDI KASUS PADA PT. CONCORD BENEFIT ENTERPRISES DAN PERUSAHAAN ANAK ). Other thesis, UNSADA.
|
Text
BAB I.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Download (2MB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Download (1MB) |
Abstract
Hasil penelitian. Struktur modal adalah 4.41% (1992), 37.43% (1994) dan 32.92% (1995). Pada ratio likwiditas : current ratio, 83% (1992), 132% (I 994), dan 125% (1995), hal ini menunjukan current ratio cenderung meningkat. Quick ratio 30% (1992), 72% (1994) dan 50% (1995). Pada cash ratio, 2% (1992), 3% ( 1994), dan 2% ( 1995). Pada solvabilitas : ratio total hutang terhadap total aktiva, 70% (1992), 63% (1994), dan 70% (1995), kemampuan perusahaan dalam membelanjai aktivanya dengan hutang adalah tidak jauh berbeda. Ratio modal sendiri dengan aktiva tetap diperoleh hasil 95% (1992), 148% (1994), dan 165% (1995), ini berarti pada tahun 1994 dan 1995, dua tahun setelah go public seluruh aktiva tetap dibelanjakan dengan modal sendiri. Ratio total hutang dengan modal sendiri, 250% (1992), 182% (1994), dan 254% (1995). Ini berarti perusahaan belum solvabel. Pada ratio rentabilitas : gross margin ratio 32.60% (1992), 38.95% (1994), dan 34.76% (1995), kemampuan perusahaan dalam meningkatkan laba setelah go public relatif kecil. Pada operating ratio 85% (1992), 84% (1994), 87% (1995). Hal ini menunjukan tingkat pengendalian pengeluaran biaya semakin menurun. Pada return on invesment untuk menguk:ur rentabilitas ekonomi, 14.55% (1992), 15.39% (1994), dan 8.32% (1995). Perusahaan ini dalam melaksanakan operasinya sehari-hari tidak efisien. Hal ini diperkuat dengan tingkat operating assets turn over : 1 X (1992), 0.81 X (1994) dan 0.64 X (1995). Profit margin-nya 15% (1992), 15% (1994), dan 13% (1995). Ratio rate of return on neth worth atau lebih dikenal dengan rentabilitas modal sendiri, 15% (1992), 10% (1994), dan 0.46% (1995). Pada keefektivan perusahaan,ratio perputaran piutang perusahaan, 6.50 X (1992), 7.64 X (1994), dan 6.67 X (1995). Ratio rata-rata perputaran piutangnya 55 hari (1992), 47 hari (I 994), dan 53 hari (1995), rata-rata pengumpulan piutang lebih cepet tertagih. Ratio perputaran persediaan 2 X (1992), 2 X (1994), dan 1 X (1995). Rata-rata persedian tersimpan dalam gudang 180 (1992), 180 hari (1994), 360 hari (1995}, menunjukan kelebihan persediaan. Ratio perputaran piutang tetap 3.28 X (1992), 3.49 X (1994), dan 3.80 X (1995), ini menunjukan tingkat keefektivan penggunaan aktiva semakin membaik. hari
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Additional Information: | Dosen Pembimbing : Ir. M. Noor Salim, SE |
| Uncontrolled Keywords: | Struktur modal, Likwiditas, Solvabilitas, Rentabilitas, Aktivitas. |
| Divisions: | Fakultas Ekonomi > Manajemen |
| Depositing User: | Suwatno Suwatno Perpustakaan |
| Last Modified: | 28 Oct 2025 09:11 |
| URI: | http://repository.unsada.id/id/eprint/9888 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
