AN ALISIS IMPLEMENTASI INTERNATIONAL FINANCIAL REPORTING STANDARDS (URS) ATAS ASET TETAP (SAK 16) (Studi Kasus Pada Perusahaan LQ-45 Yang terdaftar di BEI Periode 2005- 2010)

Marlina Mery, Cristina (2013) AN ALISIS IMPLEMENTASI INTERNATIONAL FINANCIAL REPORTING STANDARDS (URS) ATAS ASET TETAP (SAK 16) (Studi Kasus Pada Perusahaan LQ-45 Yang terdaftar di BEI Periode 2005- 2010). Other thesis, UNSADA.

[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (787kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf

Download (965kB)
Official URL: http://repository.unsada.id

Abstract

Pengadopsian International Financial Reporting Standart (FRS) oleh Indonesia sudah dimulai semenjak diadopsinya beberapa standar pada PSAK revisi 2007, salah satunya adalah PSAK 16 tentang aset tetap. Di dalam PSAK 16 perusahaan diwajibkan memilih antara antara pengguna metode revaluasi, dimana selisih dari kenaikan yang terjadi dari penilaian metode nilai wajar diakui dan dicatat sebagai surplus revaluasi kedalam pendapatan komprehensif lain dan terakumulasi dalam ekuitas pada bagian surplus revaluasi dan penurunan aset tetap diakui dan dicatat sebagai kerugian revaluasi, kedalam laporan laba rugi perusahaan sehingga kerugian dari penurunan nilai aset tetap dapat mengurangi laba yang diperoleh. Standar tersebut secara langsung maupun tidak langsung akan berdampak signifikan terhadap nilai aset tetap perusahaan. Metode analisis yang digunakan di dalam penelitian ini adalah metode statistik deskriptif, dan pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan uji-t, dengan tingkat kepercyaan 95 %. Hasil analisis tersebut diolah dengan menggunakan program SPSS. Berdasarkan analisis statisik menunjukan adanya perbedaan yang signifikan antara aset tetap perusahaan sebelum dan sesudah penerapan PSAK 16 (pasca adopsi IFRS). Penggunaan nilai wajar memberikan dampak signifikan kepada aset tetap perusahaan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah Terdapat perbedaan signifikan antara jumlah tetap sebelum dan sesudah penerapan PSAK 16 (pasca adopsi IFRS), tentang aset tetap. aset

Item Type: Thesis (Other)
Additional Information: Dosen Pembimbing : (Drs. Boedi Setyo Harton0, Ak.MM)
Uncontrolled Keywords: international Financial Reporting Sandarts, aset tetap, nilai wajar.
Divisions: Fakultas Ekonomi > Akuntansi
Depositing User: Suwatno Suwatno Perpustakaan
Last Modified: 17 Oct 2025 06:48
URI: http://repository.unsada.id/id/eprint/9836

Actions (login required)

View Item View Item