Ruci Bambang, Triandono (2026) TINJAUAN FASILITAS PENANGGULANGAN TUMPAHAN MINYAK DI PELABUHAN – PELABUHAN DI WILAYAH TANJUNG PRIOK SESUAI DENGAN PERATURAN MENTERI 58 TAHUN 2013. Other thesis, UNSADA.
Preview |
Text
COVER.pdf Download (1MB) | Preview |
Preview |
Text
BAB 1.pdf Download (773kB) | Preview |
Preview |
Text
BAB 2.pdf Download (950kB) | Preview |
|
Text
BAB 3.pdf Restricted to Registered users only Download (847kB) |
|
|
Text
BAB 4.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
Text
BAB 5.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
Preview |
Text
BAB 6.pdf Download (716kB) | Preview |
Preview |
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (679kB) | Preview |
Preview |
Text
HASIL TURNITIN.pdf Download (663kB) | Preview |
|
Text
SUKET TURNITIN.pdf Restricted to Registered users only Download (192kB) |
Abstract
Indonesia sebagai negara kepulauan memiliki aktivitas pelayaran dan kepelabuhanan yang tinggi sehingga meningkatkan potensi terjadinya pencemaran laut akibat tumpahan minyak. Pelabuhan Tanjung Priok sebagai salah satu pusat kegiatan kepelabuhanan dengan aktivitas operasional yang padat memerlukan kesiapsiagaan fasilitas penanggulangan tumpahan minyak yang memadai. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi kondisi eksisting, mengevaluasi tingkat kesesuaian, mengidentifikasi faktor yang memengaruhi penerapan, serta menyusun rekomendasi peningkatan fasilitas penanggulangan tumpahan minyak pada pelabuhan di wilayah kerja KSOP Utama Tanjung Priok berdasarkan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 58 Tahun 2013. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan evaluatif melalui studi literatur dan pengumpulan data sekunder. Evaluasi dilakukan menggunakan checklist analysis terhadap 10 komponen fasilitas, kemudian dilanjutkan dengan gap analysis untuk menilai tingkat kesesuaian kondisi existing terhadap kriteria yang ditetapkan. Hasil penelitian menunjukkan tingkat pemenuhan fasilitas pada 10 pelabuhan berada pada rentang 0–100%, dengan PT. Pertamina (Persero) dan PT. Jakarta Tank Terminal mencapai 100%, sedangkan PT. Dok & Perkapalan Kodja Bahari Galangan I dan II sebesar 0%. Secara keseluruhan, hasil gap analysis menghasilkan nilai akhir 4,25 dengan kategori Cukup Layak. Komponen dengan ketersediaan terendah adalah Oil Spill Response Vessel (OSRV), Oil Spill Contingency Plan (OSCP), dan sarana pemantauan, masing-masing sebesar 20%. Oleh karena itu, rekomendasi peningkatan diarahkan pada pemenuhan komponen yang belum tersedia, peningkatan kesiapan operasional, pemutakhiran dokumen, serta penguatan sistem pemantauan dan koordinasi penanggulangan tumpahan minyak.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Additional Information: | Dosen Pembimbing : Augustinus Pusaka ,S.T.,M.Sc |
| Uncontrolled Keywords: | Gap Analysis, Oil Spill Response, Pelabuhan, PM 58 Tahun 2013, Tanjung Priok, Tumpahan Minyak |
| Subjects: | 300 Social Science/Ilmu Sosial > 387.1 Ports/Pelabuhan |
| Divisions: | Fakultas Teknologi Kelautan > Teknik Perkapalan |
| Depositing User: | Suwatno Suwatno Perpustakaan |
| Date Deposited: | 16 Oct 2026 05:24 |
| Last Modified: | 16 Oct 2026 05:26 |
| URI: | http://repository.unsada.id/id/eprint/10973 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
