ANALISIS STRATEGI MENURUNKAN CACAT PRODUK DENGAN METODE OVERALL EQUIPMENT EFFECTIVENESS (OEE) DI PT. NIRAMAS UTAMA

Rahmat, Affandi (2026) ANALISIS STRATEGI MENURUNKAN CACAT PRODUK DENGAN METODE OVERALL EQUIPMENT EFFECTIVENESS (OEE) DI PT. NIRAMAS UTAMA. Other thesis, UNSADA.

[thumbnail of COVER.pdf] Text
COVER.pdf

Download (909kB)
[thumbnail of BAB 1.pdf] Text
BAB 1.pdf

Download (509kB)
[thumbnail of BAB 2.pdf] Text
BAB 2.pdf

Download (975kB)
[thumbnail of BAB 3.pdf] Text
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (561kB)
[thumbnail of BAB 4.pdf] Text
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[thumbnail of BAB 5.pdf] Text
BAB 5.pdf

Download (571kB)
[thumbnail of BAB 6.pdf] Text
BAB 6.pdf

Download (550kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (544kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of HASIL TURNITIN.pdf] Text
HASIL TURNITIN.pdf

Download (528kB)
[thumbnail of SUKET TURNITIN.pdf] Text
SUKET TURNITIN.pdf

Download (81kB)
Official URL: http://repository.unsada.id

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya tingkat produk cacat mini jelly mix pada proses filling di PT. Niramas Utama yang berdampak pada meningkatnya biaya produksi dan menurunnya efektivitas kinerja mesin. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa proses produksi belum berjalan secara optimal, khususnya pada mesin filling yang memiliki peran penting dalam menjaga mutu produk. Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah bagaimana tingkat kinerja mesin filling serta faktor-faktor yang menyebabkan rendahnya efektivitas mesin sehingga memicu terjadinya produk cacat. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengukur kinerja mesin menggunakan metode Overall Equipment Effectiveness (OEE), mengidentifikasi sumber kerugian terbesar, serta menyusun usulan perbaikan guna menurunkan persentase produk cacat. Landasan teori yang digunakan meliputi pengendalian kualitas, manajemen pemeliharaan mesin, dan metode OEE. OEE digunakan sebagai alat ukur kinerja mesin berdasarkan tiga komponen utama, yaitu Availability, Performance, dan Quality. Untuk memperdalam analisis, digunakan Diagram Pareto, dan Fishbone Diagram guna mengetahui jenis cacat dominan serta faktor penyebabnya. Data penelitian diperoleh melalui observasi lapangan, wawancara dengan operator dan teknisi, serta pencatatan data produksi selama periode Agustus hingga Oktober 2025. Hasil pengolahan data menunjukkan nilai Availability mesin berada pada kisaran 77%–88%, performance sebesar 94%–98%, dan Quality sebesar 94%–95%, sehingga nilai OEE rata-rata yang diperoleh adalah 75%, masih berada di bawah standar world class sebesar 85%. Selain itu, total cacat yang terjadi selama periode penelitian adalah 1.254 pcs, dengan cacat gelembung sebagai cacat dominan sebesar 70,50%, diikuti oleh cacat kosong sebesar 16,74% dan cacat renceng sebesar 12,75%. Hasil ini menunjukkan bahwa rendahnya nilai OEE terutama dipengaruhi oleh rendahnya Availability dan tingginya cacat gelembung, sehingga perusahaan disarankan untuk menerapkan preventive maintenance yang lebih terencana serta pengendalian proses yang lebih ketat guna meningkatkan kinerja mesin dan menurunkan tingkat produk reject.

Item Type: Thesis (Other)
Additional Information: Dosen Pembimbing : "1. Dr. Ade Supriatna, S.T., M.T. 2. Gita Prawesti, S.T., M.T."
Uncontrolled Keywords: Overall Equipment Effectiveness (OEE), cacat produk, mesin filling, Six Big Losses, pengendalian kualitas
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Industri
Depositing User: Suwatno Suwatno Perpustakaan
Last Modified: 03 Mar 2026 09:23
URI: http://repository.unsada.id/id/eprint/10281

Actions (login required)

View Item View Item