POTENSI PENGURANGAN EMISI GAS RUMAH KACA (GRK) OLEH INDUSTRI KACA LEMBARAN PT.XYZ MELALUI KONSERVASI ENERGI

WASHINGTON, PURBA (2018) POTENSI PENGURANGAN EMISI GAS RUMAH KACA (GRK) OLEH INDUSTRI KACA LEMBARAN PT.XYZ MELALUI KONSERVASI ENERGI. Masters thesis, Universitas Darma Persada.

[thumbnail of POTENSI PENGURANGAN EMISI GAS RUMAH KACA (GRK) OLEH INDUSTRI KACA LEMBARAN PT.XYZ MELALUI KONSERV.pdf] Text
POTENSI PENGURANGAN EMISI GAS RUMAH KACA (GRK) OLEH INDUSTRI KACA LEMBARAN PT.XYZ MELALUI KONSERV.pdf

Download (1MB)

Abstract

Industri Kaca Lembaran adalah salah satu industri yang menggunakan energi 75% natural gas dan 25% energi listrik, hampir 100% natural gas dipakai untuk meleburkan bahan baku didalam tungku peleburan dengan kapasitas 500 – 700 ton pada suhu 1500oC secara terus menerus selama 15 tahun dan 24 jam operasi. Menggunakan metode penghitungan emisi IPCC-2006, diperoleh emisi GRK rata�rata dari proses kalsinasi bahan baku dan pemakaian energi dari lima pabrik PT.XYZ sebesar 112.211 tonCO2/tahun/pabrik dan mendapatkan faktor emisi (EFkl) rata-rata 0,18tonCO2/ton pull. Dengan teknologi konversi panas menjadi energi listrik yang sudah banyak digunakan pada industri lainnya (mis semen, baja, dll), sisa pembakaran yang dialirkan ke cerobang asap dengan suhu 400 – 600oC, berpotensi digunakan untuk menghasilkan energi listrik. Mengacu kepada analisa dan perhitungan sample gas dari pabrik-4 industri kaca lembaran PT.XYZ, pada suhu tersebut dan konsumsi natural gas 3800 – 4000 NM3/jam penggunaan tradisionil Rankine Cycle berbasiskan uap air bertekanan (SRC) berpotensi menghasilkan energi listrik 1 – 3,5MW dengan efisiensi 10 – 40% untuk digunakan sendiri sehingga bisa dihitung sebagai komponen pengurang emisi GRK yang nilainya 5 – 20 tonCO2/pabrik/tahun. Dengan pengurangan emisi ini, faktor emisi EFkl turun dari rata-rata 0,18tonCO2/ton pull menjadi 0,16 tonCO2/ton pull, sehingga emisi total turun menjadi 107.205 - 99.695tonCO2/tahun/pabrik, dan pencapaian target emisi GRK NDC IPPU adalah 0,749% skenario CM1 2030 dari 4 (empat) pabrik. Dampak positif selain pengurangan emisi GRK, dengan asumsi efisiensi SRC 25%, umur pakai 30 tahun, harga produksi listrik konversi adalah 80% x BPP-Jawa Barat (Rp.729/kWH), berproduksi 335 hari, 24 jam, berpotensi menghemat biaya pengeluaran pembayaran listrik Rp.28Mil/pabrik jika investasi sendiri dengan suku bunga 8%, dan Rp.151Mil/pabrik jika investasi oleh perusahaan WHP dan PT.XYZ membeli listrik dengan harga BPP-Jawa Barat (Rp.911/kWH). Potensi tambahan pendapatan selama 30 tahun selain penghematan listrik adalah sebesar Rp.161Mil/pabrik dari perdagangan karbon

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Emisi GRK, Gas Buang, Konversi, Energi Listrik, Penghematan
Subjects: 600 Technology and Applied Sciences /Teknologi dan Ilmu-ilmu Terapan
600 Technology and Applied Sciences /Teknologi dan Ilmu-ilmu Terapan > 621.31 Electrical Engineering/Teknik Kelistrikan, Teknik Listrik
Divisions: Pasca Sarjana > Energi Terbarukan
Depositing User: Sugiharto Sugiharto Pasca Sarjana
Last Modified: 14 Dec 2023 03:22
URI: http://repository.unsada.id/id/eprint/7393

Actions (login required)

View Item View Item