IMPLEMENTASI ZERO EMISSION DALAM PENINGKATAN TRAFFIC KAPAL HINGGA TAHUN 2050 SESUAI KETENTUAN INTERNASIONAL MARITIME ORGANIZATION (IMO)

Prem, Surya (2026) IMPLEMENTASI ZERO EMISSION DALAM PENINGKATAN TRAFFIC KAPAL HINGGA TAHUN 2050 SESUAI KETENTUAN INTERNASIONAL MARITIME ORGANIZATION (IMO). Other thesis, UNSADA.

[thumbnail of COVER.pdf]
Preview
Text
COVER.pdf

Download (1MB) | Preview
[thumbnail of BAB 1.pdf]
Preview
Text
BAB 1.pdf

Download (816kB) | Preview
[thumbnail of BAB 2.pdf]
Preview
Text
BAB 2.pdf

Download (1MB) | Preview
[thumbnail of BAB 3.pdf] Text
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[thumbnail of BAB 4.pdf] Text
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[thumbnail of BAB 5.pdf] Text
BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)
[thumbnail of BAB 6.pdf]
Preview
Text
BAB 6.pdf

Download (785kB) | Preview
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA.pdf]
Preview
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (782kB) | Preview
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf]
Preview
Text
LAMPIRAN.pdf

Download (1MB) | Preview
[thumbnail of HASIL TURNITIN.pdf]
Preview
Text
HASIL TURNITIN.pdf

Download (608kB) | Preview
[thumbnail of SUKET TURNITIN.pdf] Text
SUKET TURNITIN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (143kB)
Official URL: http://repository.unsada.id

Abstract

Esai ini membahas tantangan krusial dalam menerapkan strategi emisi nol di sektor maritim Indonesia untuk mengelola lalu lintas kapal yang meningkat dan mengurangi emisi gas rumah kaca (GRK) hingga tahun 2060, sejalan dengan regulasi IMO, mengingat Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia sangat bergantung pada pelayaran meskipun menghadapi emisi tinggi dari penggunaan bahan bakar , sambil menargetkan net-zero pada 2050 melalui kebijakan dan adopsi teknologi untuk pertumbuhan berkelanjutan . Masalah utama mencakup perhitungan emisi pelayaran domestik yang akurat, evaluasi efektivitas kebijakan emisi nol, serta dampaknya terhadap volume dan pola lalu lintas kapal, yang terhambat oleh regulasi yang terfragmentasi, infrastruktur terbatas di pelabuhan kecil, dan resistensi industri . Menggunakan metode deskriptif-diagnostik dengan analisis SWOT, studi ini menilai faktor adopsi berdasarkan perhitungan emisi dari data bahan bakar dan proyeksi lalu lintas kapal/tonase kotor untuk memodelkan emisi masa depan serta hasil mitigasi . Temuan menunjukkan lonjakan emisi konvensional pasca-2025 , yang dapat diimbangi oleh teknologi kunci: shore connection (cold ironing), yang wajib di pelabuhan, memangkas NOx/SOx hingga 94% melalui pasokan daya darat untuk pengurangan emisi di dermaga yang stabil ; electric tugboats memungkinkan manuver emisi nol 100%, mengurangi NOx/SOx hingga 90% di area pelabuhan kota dengan manfaat biaya/efisiensi ; LNG memangkas CO2 sebesar 25-30% dan menghilangkan hampir 100% SOx sebagai bahan bakar transisi ; serta B40 biofuel (campuran 40%) menurunkan CO2 sebesar 30-40% dan SOx hingga 50% sebagai solusi drop-in lokal . Secara keseluruhan, integrasi bertahap B40, LNG, electric tugboats, dan shore power mulai 2025 dapat secara drastis membatasi emisi, mencapai net-zero pada 2050, serta menjadikan pelabuhan Indonesia sebagai pusat maritim hijau .

Item Type: Thesis (Other)
Additional Information: Dosen Pembimbing : Arif Fadillah,S.T.M.,M.Eng.,Ph.D.IPM
Uncontrolled Keywords: Zero Emission, International Maritime Organization, Ship Traffic, Green Ports, Alternative Fuels.
Subjects: 600 Technology and Applied Sciences /Teknologi dan Ilmu-ilmu Terapan > 623.82 Nautical Craft/Kapal laut
Divisions: Fakultas Teknologi Kelautan > Teknik Perkapalan
Depositing User: Suwatno Suwatno Perpustakaan
Date Deposited: 24 Jun 2026 08:28
Last Modified: 24 Jun 2026 08:28
URI: http://repository.unsada.id/id/eprint/10714

Actions (login required)

View Item View Item