ANALISA PERHITUNGAN EMISI GAS BUANG KAPAL MENGGUNAKAN DATA AUTOMATIC IDENTIFICATION SYSTEM (AIS) PADA PELABUHAN TANJUNG PRIOK JAKARTA

Frans Josua Sanjaya, Rumapea (2026) ANALISA PERHITUNGAN EMISI GAS BUANG KAPAL MENGGUNAKAN DATA AUTOMATIC IDENTIFICATION SYSTEM (AIS) PADA PELABUHAN TANJUNG PRIOK JAKARTA. Other thesis, UNSADA.

[thumbnail of COVER.pdf] Text
COVER.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of BAB 1.pdf] Text
BAB 1.pdf

Download (676kB)
[thumbnail of BAB 2.pdf] Text
BAB 2.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of BAB 3.pdf] Text
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (753kB)
[thumbnail of BAB 4.pdf] Text
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[thumbnail of BAB 5.pdf] Text
BAB 5.pdf

Download (676kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (674kB)
[thumbnail of HASIL TURNITIN.pdf] Text
HASIL TURNITIN.pdf

Download (580kB)
[thumbnail of SUKET TURNITIN.pdf] Text
SUKET TURNITIN.pdf

Download (143kB)
Official URL: http://repository.unsada.id

Abstract

Pelabuhan Tanjung Priok, yang terletak di Jakarta, merupakan salah satu pelabuhan tersibuk di Asia Tenggara dengan volume lalu lintas kapal yang mencapai jutaan gross ton per tahun. Pelabuhan Tanjung Priok menangani lebih dari 6 Juta ton untuk pelayaran Nusantara dan lebih dari 10 juta ton untuk pelayaran samudera pada tahun 2024, menjadikannya pusat distribusi utama untuk impor dan ekspor barang. Banyaknya kapal-kapal pelayaran internasional maupun noninternasional yang memberikan dampak terhadap peningkatan emisi gas buang untuk Masyarakat yang berada di sekitar Pelabuhan Tanjung Priok. Terlebih lagi Pemerintah Indonesia belum peduli terhadap MARPOL Annex VI mengenai pencegahan polusi udara yang dikeluarkan oleh kapal. Penelitian ini bertujuan untuk menghitung dan menganalisis emisi gas buang kapal yang beroperasi di Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta akibat kapal-kapal yang melakukan aktivitas di Pelabuhan tersebut. dengan memanfaatkan data Automatic Identification System (AIS). Data AIS digunakan untuk memperoleh MMSI, Tanda Panggilan, informasi posisi, kecepatan, jenis kapal, Gross Tonnage (GT) dan waktu operasi, yang kemudian diklasifikasikan ke dalam tiga mode pelayaran, yaitu cruising, maneuvering, dan hotelling. Setiap mode operasi diolah untuk menentukan faktor aktivitas kapal, kemudian dikombinasikan dengan faktor emisi standar guna memperoleh estimasi emisi NOX, CO, CO2, VOC, SOX, dan PM. Metodologi dari Trozzi et.al, 1998 menjadi dasar penentuan estimasi emisi gas buang yang dikeluarkan oleh kapal. Dari penelitian ini didapatkan jumlah emisi NOX, CO, CO2, VOC, SOX, dan PM terbesar yaitu sebanyak 641,813 kg/jam, 2.750,627 kg/jam, 719,669 kg/jam, 648,577 kg/jam, 458,437 kg/jam, 34,382 kg/jam. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa emisi yang dikeluarkan kapal memberikan dampak terhadap Kesehatan Masyarakat sekitar menurut data yang diperoleh Laporan Akhir Kegiatan Pemantauan Kualitas Udara Provinsi DKI Jakarta Tahun 2024

Item Type: Thesis (Other)
Additional Information: Dosen Pembimbing : "1. Dr.Eng. Mohammad Danil Arifin, S.T., M.T., IPP. 2. Aldyn Clinton Partahi Oloan, S.T., M.T."
Uncontrolled Keywords: Automatic Identification System (AIS), Emisi gas buang, Pelabuhan Tanjung Priok, Kualitas udara, MARPOL Annex VI.
Divisions: Fakultas Teknologi Kelautan > Teknik Sistem Perkapalan
Depositing User: Suwatno Suwatno Perpustakaan
Last Modified: 11 Mar 2026 08:13
URI: http://repository.unsada.id/id/eprint/10306

Actions (login required)

View Item View Item