Studi Tentang Lambung Kapal Tradisional dan Pengaruhnya Terhadap Efektifitas Pelayaran

Harry, Wibowo (2025) Studi Tentang Lambung Kapal Tradisional dan Pengaruhnya Terhadap Efektifitas Pelayaran. Other thesis, UNSADA.

[thumbnail of COVER.pdf] Text
COVER.pdf

Download (3MB)
[thumbnail of BAB 1.pdf] Text
BAB 1.pdf

Download (723kB)
[thumbnail of BAB 2.pdf] Text
BAB 2.pdf

Download (986kB)
[thumbnail of BAB 3.pdf] Text
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[thumbnail of BAB 4.pdf] Text
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[thumbnail of BAB 5.pdf] Text
BAB 5.pdf

Download (2MB)
[thumbnail of BAB 6.pdf] Text
BAB 6.pdf

Download (666kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (670kB)
[thumbnail of HASIL TURNITIN.pdf] Text
HASIL TURNITIN.pdf

Download (534kB)
[thumbnail of SUKET TURNITIN.pdf] Text
SUKET TURNITIN.pdf

Download (669kB)
Official URL: http://repository.unsada.id

Abstract

Untuk menghitung nilai hambatan kapal menggunakan metode semiempiris (Holtrop-Mennen) dan komputasi (Computational Fluid Dynamics/CFD), menentukan kebutuhan daya mesin yang optimal, memilih mesin utama yang sesuai, serta menganalisis stabilitas kapal berdasarkan regulasi yang berlaku. Metodologi yang digunakan meliputi pemodelan 3D kapal dan simulasi CFD untuk menghitung hambatan total. Hasil perhitungan hambatan total menunjukkan nilai 57.172,33 N (metode Holtrop-Mennen) dan 58.756 N (metode CFD) pada kecepatan desain 12 knot, menunjukkan konsistensi antar metode. Dari data hambatan ini, kebutuhan daya efektif (Pe) dan daya mesin terpasang (Pme) dihitung. Kebutuhan daya mesin terpasang adalah 553.332,15 Watt (752,3 HP) berdasarkan Holtrop-Mennen dan 570.627,78 Watt (776,2 HP) berdasarkan CFD. Berdasarkan kebutuhan daya tersebut, mesin Caterpillar C32 ACERT dengan output 746 kW (1000 HP) dipilih sebagai mesin utama, memberikan margin daya yang memadai. Selain itu, analisis stabilitas kapal dilakukan berdasarkan kriteria IMO, dan hasilnya menunjukkan bahwa kapal memenuhi persyaratan stabilitas minimum dengan GZ maksimum 0.548 m pada sudut oleng 31 derajat dan luas area kurva GZ 0.1032 m.rad, memastikan keselamatan operasional. Perencanaan garis poros juga dilakukan, dengan diameter poros terhitung sebesar 105 mm. Disimpulkan bahwa desain kapal ini memiliki kinerja hambatan yang efisien, kebutuhan daya yang teridentifikasi dengan baik, pemilihan mesin yang tepat, dan stabilitas yang memadai sesuai standar internasional. Penelitian ini memberikan kontribusi pada proses desain kapal penumpang yang terintegrasi, dengan mempertimbangkan aspek hidrodinamika, propulsi, dan keselamatan.

Item Type: Thesis (Other)
Additional Information: Dosen Pembimbing : ARIF FADILLAH, ST., M.Eng., Ph.D., IPM
Uncontrolled Keywords: Hambatan Kapal, Holtrop-Mennen, CFD, Kebutuhan Daya, Stabilitas Kapal, Mesin Utama, Garis Poros.
Divisions: Fakultas Teknologi Kelautan > Teknik Perkapalan
Depositing User: Suwatno Suwatno Perpustakaan
Last Modified: 26 Nov 2025 04:11
URI: http://repository.unsada.id/id/eprint/10148

Actions (login required)

View Item View Item