ANALISIS TEKNIS PENGGUNAAN BIODIESEL PADA MESIN ALAT BERAT DI INDUSTRI PERTAMBANGAN

Gede Arya, Rachman (2025) ANALISIS TEKNIS PENGGUNAAN BIODIESEL PADA MESIN ALAT BERAT DI INDUSTRI PERTAMBANGAN. Other thesis, UNSADA.

[thumbnail of COVER.pdf] Text
COVER.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of BAB 1.pdf] Text
BAB 1.pdf

Download (550kB)
[thumbnail of BAB 2.pdf] Text
BAB 2.pdf

Download (830kB)
[thumbnail of BAB 3.pdf] Text
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (845kB)
[thumbnail of BAB 4.pdf] Text
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (777kB)
[thumbnail of BAB 5.pdf] Text
BAB 5.pdf

Download (510kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (760kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of HASIL TURNITIN.pdf] Text
HASIL TURNITIN.pdf

Download (606kB)
[thumbnail of SUKET TURNITIN.pdf] Text
SUKET TURNITIN.pdf

Download (659kB)
Official URL: http://repository.unsada.id

Abstract

Penggunaan biodiesel sebagai alternatif bahan bakar pada industri pertambangan merupakan langkah strategis dalam upaya mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil dan dampak lingkungan. Transisi menuju bahan bakar yang lebih ramah lingkungan ini menjadi semakin krusial seiring dengan meningkatnya kesadaran global terhadap perubahan iklim dan kebutuhan untuk mengurangi emisi karbon dari sektor industri pertambangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan teknis penggunaan biodiesel dengan berbagai tingkat campuran (B20, B30, dan B50) pada mesin alat berat di industri pertambangan, dengan fokus pada evaluasi performa mesin, emisi gas buang, dan dampak terhadap komponen mesin. Metodologi penelitian menggunakan pendekatan eksperimental dengan pengujian pada Unit Excavator sebagai objek penelitian. Pemilihan unit ini didasarkan pada pertimbangan bahwa excavator merupakan alat berat yang umum digunakan dalam operasi pertambangan dan memiliki beban kerja yang representatif. Pengujian dilakukan dalam kondisi operasional yang terkontrol dengan parameter yang diukur meliputi brake specific fuel consumption (BSFC), karakteristik pembakaran, emisi gas buang, dan tingkat keausan komponen. Untuk memastikan akurasi dan reliabilitas data, penelitian ini menggunakan advanced monitoring system yang dilengkapi dengan sensor-sensor presisi untuk pengumpulan data real-time. Analisis komprehensif dilakukan menggunakan kombinasi metode statistik dan analisis teknis untuk menghasilkan evaluasi yang mendalam terhadap setiap aspek performa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan biodiesel hingga B30 menunjukkan kelayakan teknis yang memadai dengan penurunan daya mesin kurang dari 4% dibandingkan dengan penggunaan bahan bakar diesel konvensional. Peningkatan konsumsi bahan bakar spesifik yang teramati masih berada dalam batas toleransi yang dapat diterima untuk operasi pertambangan. Analisis emisi gas buang menunjukkan penurunan signifikan pada beberapa parameter kunci: emisi CO mengalami reduksi sebesar 15-20%, HC menurun 25-30%, dan partikulat berkurang hingga 40-45%. Meskipun demikian, terjadi peningkatan moderat pada emisi NOx sebesar 8-12%, yang memerlukan pertimbangan dalam aspek pengendalian emisi. Penggunaan B50 menunjukkan tantangan teknis yang lebih signifikan dengan penurunan daya mesin kurang dari 6% dan peningkatan keausan komponen yang memerlukan penyesuaian jadwal pemeliharaan. Analisis karakteristik bahan bakar mengungkapkan perubahan signifikan pada sifat fisikokimia seiring peningkatan konsentrasi biodiesel, terutama pada parameter viskositas dan titik nyala. Perubahan ini memiliki implikasi langsung terhadap karakteristrik pembakaran dan performa mesin secara keseluruhan. Pengujian durabilitas komponen yang dilakukan selama periode operasi menunjukkan peningkatan kandungan logam dalam oli pelumas, khususnya Fe, Al, dan Cu, yang mengindikasikan tingkat keausan yang lebih tinggi pada komponen mesin. Berdasarkan hasil analisis komprehensif, penelitian ini menyimpulkan bahwa implementasi biodiesel hingga B30 dapat direkomendasikan untuk alat berat pertambangan dengan penyesuaian minimal pada prosedur operasional dan pemeliharaan. Penggunaan B50, meskipun menunjukkan potensi pengurangan emisi yang lebih besar, memerlukan modifikasi sistem yang lebih ekstensif dan peningkatan frekuensi pemeliharaan yang dapat mempengaruhi aspek ekonomis operasional. Rekomendasi implementasi mencakup pengembangan sistem monitoring real-time untuk memantau performa mesin dan kualitas bahan bakar secara kontinyu, program pelatihan komprehensif bagi operator dan teknisi pemeliharaan, serta protokol pengendalian kualitas yang ketat untuk memastikan konsistensi kualitas biodiesel yang digunakan. Aspek penting lainnya adalah perlunya standardisasi prosedur pemeliharaan yang disesuaikan dengan karakteristik biodiesel, termasuk interval penggantian oli dan filter yang optimal. Hasil penelitian ini memberikan kontribusi signifikan terhadap pemahaman teknis penggunaan biodiesel pada alat berat pertambangan dan dapat menjadi acuan dalam pengembangan kebijakan dan standar operasional untuk implementasi biodiesel di industri pertambangan. Temuan-temuan ini juga memberikan landasan ilmiah untuk pengembangan lebih lanjut dalam optimasi penggunaan biodiesel pada aplikasi alat berat, dengan mempertimbangkan aspek teknis, lingkungan, dan operasional secara komprehensif.

Item Type: Thesis (Other)
Additional Information: Dosen Pembimbing "1.Dr. Ir. Muhammad Syukri Nur, MSi 2. Dr. Eng. Aep SaepulUyurq S.Tp, M.Eng"
Uncontrolled Keywords: Biodiesel, Alat Berat, Performa Mesin, Emisi Gas Buang, Durabilitas Komponen
Divisions: Pasca Sarjana > Energi Terbarukan
Depositing User: Suwatno Suwatno Perpustakaan
Last Modified: 12 Nov 2025 04:13
URI: http://repository.unsada.id/id/eprint/10051

Actions (login required)

View Item View Item